Tragedi Tikungan Maut, Dua Pengendara Motor Tewas

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Selasa malam (13/2) sekitar pukul 22.20 WIB, warga desa Tebing Kaning Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara (BU), mendadak heboh. Pasalnya, tepat ditikungan depan bangunan eks PLTD Kemumu, telah terjadi kecelakaan yang menewaskan dua orang pengendara sepeda motor. Sempat diduga kedua warga yang tewas seketika atas tragedi tikungan maut tersebut, merupakan pelaku jambret yang melarikan diri. Namun hal tersebut ditepis oleh pernyataan Kapolres BU AKBP Ariefaldi, S.Ik, yang menyatakan kedua mayat yang tercebur di irigasi tersebut merupakan korban kecelakaan tunggal

” Iya kita telah melakukan evakuasi terhadap dua mayat yang diduga laka tunggal, yang tercebur kedalam siring irigasi persawahan Kemumu,” ungkap Kapolres.

Kapolres juga mengaku, sempat menerima informasi terkait kedua mayat tersebut diduga pelaku jambret. Dimana, sebelum ditemukan tewas, keduanya baru saja beraksi, lantaran aksinya kepergok warga, kedua pelaku berupaya melarikan diri. Namun nahas, saat melintas di Tebing Kaning, motor RX King BD 6217 AL yang dikendarai keduanya tidak terkendali hingga menabrak pagar pembatas irigasi di sisi jalan depan PLTD Tebing Kaning, keduanya pun tewas seketika. Meski demikian, Kapolres menegaskan, pihaknya belum dapat memastikan apakah keduanya merupakan pelaku jambret atau bukan, mengingat belum adanya laporan resmi korban jambret sejauh ini.

” Kita belum bisa memastikan, siapa jenazah ini apakah pelaku jambret atau korban laka tunggal. Kami akan berusaha menyelidikinya. Sementara, hasil identifikasi sementara salah satu mayat teridentifikasi bernama Yopfi Darmawan warga dusun I desa Padang Kala, Kecamatan Kecamatan Lais. Kemudian identitas jenazah satunya, belum diketahui,” jelas Kapolres.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada satupun korban jambret yang secara resmi datang membuat laporan resmi ke Mapolres BU. Sehingga, kedua jenazah masih diuga korban laka tunggal.

Laporan : Effendi

Related posts

Leave a Comment